Jumat, 26 Maret 2010

TEKNIK LINGKUNGAN

0 komentar
Bidang teknik lingkungan menerapkan pemikiran dan teknik serta manajemen untuk memelihara dan melindungi kesehatan dan keselamatan manusia, serta lingkungan secara keseluruhan. Ruang lingkup bidang ini adalah konservasi sumber daya air, pengelolaan lingkungan, pengelolaan kesehatan lingkungan, upaya pengendalian pencemaran, penyaluran limbah dan buangan, pengendalian pencemaran akibat limbah cair, gas dan lumpur (sludge) dan pengelolaan kualitas perairan, tanah, dan atmosfer, serta pengendalian dan pengelolaan dampak lingkungan.

Teknik Lingkungan di indonesia

Jurusan Teknik Lingkungan di Indonesia pertama kali muncul pada tahun 1983. Adalah Ir. KRT Tjokrokusumo (Alm.) yang berinisiatif untuk mendirikan perguruan Teknik Lingkungan pertama kali di Indonesia pada tanggal 5 Juni 1983 melalui Sekolah Tinggi Teknik Lingkungan Yogyakarta. Saat ini ada beberapa perguruan tinggi negeri di Indonesia yang mempunyai program studi di bidang ini, antara lain: Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Diponegoro, Universitas Mulawarman , UNMUL Samarinda dan Universitas Andalas.

Sedangkan perguruan tinggi swasta di Indonesia yang mempunyai program studi di bidang ini, adalah: 1.Universitas Islam Indonesia atau lebih dikenal dengan singkatan UII, sebuah kampus dengan jurusan teknik lingkungan dengan masa tunggu (mendapatkan peluang kerja)paling singkat, berdasarkan survei 9 Tahun terakhir yaitu berkisar 4 bulan dengan kerjasama denganberbagai universitas luar negeri, seperti hokaido jepang, karlsure jerman dan masih banyak lagi 2.Universitas Islam Sultan Agung / UNISSULA, sebuah universitas yang terletak di kota Semarang 3.Sekolah Tinggi Teknik Lingkungan 'Yayasan Lingkungan Hidup' Yogyakarta(STTL YLH), 4.[Universitas Winaya Mukti[dulu ATPU/STTPU] memiliki jenjang Program D3 dan S1 merupakan perguruan tinggi swasta pertama di Bandung yang memiliki program Teknik Lingkungan] 5.ITENAS ( Institut Teknologi Nasional Bandung) 6.ITA [Institut Teknologi Adityawarman ]sekarang [Universitas Kebangsaan], 7.[Universitas Pasundan ] 8. Universitas Trisakti, 9. Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta di sumatera (Jambi) juga sudah ada S1 Lingkungan di Universitas Batanghari JAMBI

Minggu, 14 Maret 2010

Din Tolak Komentar Soal Fatwa Haram Rokok

0 komentar

Jember - Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsudin tidak mau menjawab polemik seputar fatwa haram rokok yang dikeluarkan oleh organisasi yang dia pimpin. Padahal di internal Muhammadiyah sendiri ada pro dan kotra atas fatwa tersebut.

"Saya tidak mau berkomentar soal itu dulu, karena nanti akan dijelaskan oleh Ketua Bidang Tarjih, Pak Yunahar Ilyas. Biar tidak overlapping," kata Din saat berada di Jember, Minggu (14/3/2010).

Bidang itulah juga yang akan menjelaskan soal kucuran dana sebesar Rp 3,6 miliar dari Bloomberg Initiative untuk mendukung gerakan antirokok di Indonesia.

"Semoga hari ini sudah ada penjelasan soal itu, jadi biar tidak pro dan kontra lagi. Alasan kenapa fatwa itu," katanya.

Sebelumnya Bidang Tarjih PP Muhammdiyah membuat fatwa haram terhadap rokok. Sebelumnya rokok hukumnya hanya mubah di organisasi yang didirikan oleh KH Ahmad Dahlan ini.
(bdh/anw)